Material FRP Semakin Relevan untuk Infrastruktur dan Fasilitas Industri Modern
Material merupakan salah satu faktor yang menentukan keandalan fasilitas industri dan infrastruktur. Pemilihan material yang tidak sesuai dengan lingkungan operasional dapat meningkatkan kebutuhan maintenance, memperpendek usia komponen, bahkan berpotensi mengganggu operasional.
Pada lingkungan yang memiliki risiko korosi tinggi, Fiber
Reinforced Plastic atau FRP menjadi salah satu material yang dapat
dipertimbangkan.
FRP merupakan material komposit yang menggabungkan
reinforcement berupa serat dengan matriks resin. Kombinasi tersebut
memungkinkan produk dirancang dengan karakteristik yang disesuaikan dengan
kebutuhan aplikasinya.
Material ini telah digunakan dalam berbagai bentuk, mulai
dari tank, piping, grating, roofing, lining, hingga ducting.
Di Indonesia, GAJA Fiberglass memproduksi berbagai
produk FRP untuk kebutuhan industri melalui proses engineering dan
manufacturing yang disesuaikan dengan spesifikasi proyek. Portofolio perusahaan
saat ini mencakup sedikitnya 10 kelompok produk industri.
FRP untuk Sistem Piping
Salah satu penerapan penting FRP terdapat pada sistem
perpipaan.
Dalam lingkungan tertentu, piping dapat bersentuhan dengan
bahan kimia atau berada pada kondisi yang membutuhkan ketahanan terhadap
korosi.
FRP pipe dan fittings dapat direkayasa berdasarkan kebutuhan
proses sehingga menjadi alternatif material bagi beberapa jenis aplikasi
industri.
GAJA Fiberglass, misalnya, terlibat dalam penyediaan GRP
pipe untuk MRT Jakarta Phase 2. Produk yang digunakan pada proyek tersebut
memiliki ukuran DN1200 dan DN1600 serta melibatkan pekerjaan design and
engineering hingga instalasi dan supervisi.
Pengalaman lain berasal dari proyek internasional Bondi
Sewage Treatment Plant di Sydney, Australia.
Untuk fasilitas tersebut, perusahaan memproduksi FRP pipe,
fitting, dan duct bagi kebutuhan ventilation serta odour management system.
Pekerjaan engineering mengacu pada ASME B31.3 dan ASTM 2996.
FRP untuk Tank dan Process Equipment
Selain piping, FRP juga banyak digunakan untuk tank.
Kebutuhan sebuah tank industri sangat bergantung pada
material yang disimpan, kapasitas, temperatur, lokasi instalasi, dan kondisi
proses.
Pada Copper Smelter Plant di Wetar, misalnya, GAJA
Fiberglass mengerjakan berbagai FRP tank yang digunakan pada lingkungan proses
terkait asam.
Produk yang dikerjakan mencakup HCl tank, electrolyte
circulation tank, filter backwash surge tank, settler basin, dan primary mix
tank. Desain dan engineering proyek tersebut menggunakan referensi ASME RTP-1
dan ASTM D3299.
Contoh ini memperlihatkan bahwa tank industri bukan sekadar
wadah penyimpanan.
Material, struktur, metode fabrikasi, serta resin system
harus dipertimbangkan berdasarkan kondisi operasi.
Aplikasi pada Bangunan Industri
FRP juga digunakan untuk kebutuhan struktural dan bangunan.
GAJA Fiberglass memiliki produk GFRP roof and cladding,
skylight, gutter, grating, hingga pultrusion purlin.
Pada proyek Ammonia Urea II Plant milik Petrokimia Gresik,
perusahaan memproduksi dan memasang GFRP roof dan skylight untuk area bangunan
lebih dari 35.000 meter persegi.
Penggunaan material seperti ini menunjukkan luasnya aplikasi
FRP.
Material komposit tidak hanya digunakan pada equipment
proses, tetapi juga dapat menjadi bagian dari fasilitas bangunan industri.
Engineering Tetap Menjadi Faktor Utama
Meskipun FRP memiliki berbagai karakteristik yang menarik,
pemilihannya tetap perlu didasarkan pada perhitungan engineering.
Tidak semua jenis resin, reinforcement, desain ketebalan,
maupun metode fabrikasi dapat digunakan untuk seluruh kondisi operasi.
Karena itu, identifikasi chemical environment, pressure,
temperature, mechanical load, installation condition, serta standar yang
berlaku menjadi langkah penting sebelum menentukan produk.
Pendekatan tersebut pula yang membuat produsen FRP tidak
hanya berperan sebagai pemasok barang.
Perusahaan seperti GAJA Fiberglass perlu
mengombinasikan kemampuan engineering dengan manufaktur serta quality control
agar produk yang dibuat sesuai kebutuhan spesifik proyek.
Seiring pembangunan infrastruktur dan industrialisasi
Indonesia, kebutuhan terhadap material dengan karakteristik khusus berpotensi
semakin berkembang.
FRP menjadi salah satu material yang dapat memainkan peran
penting, terutama pada aplikasi di mana ketahanan terhadap korosi,
fleksibilitas desain, dan kebutuhan custom engineering menjadi pertimbangan
utama.